DMCA.com Protection Status
Virus Komputer

5 Jenis Virus Komputer Paling Berbahaya dan Cara Mengatasinya

Virus komputer memang menjadi momok menakutkan bagi para pengguna komputer. Baik itu virus komputer lokal (dibuat oleh dalam negeri) atau internasional. Seperti yang baru saja ramai dibicarakan yaitu virus malware.

Keberadaan virus ini dianggap berbahaya karena bisa mengancam data-data kita. Ya, keberadaan data sangat penting untuk kita. Sebab, di antara fungsi data itu sendiri adalah untuk mengatur jalannya manajemen yang dijalankan oleh sebuah instansi atau perusahaan.

Data keuangan misalnya, jika data itu hilang. Perputaran keuangan sebuah perusahaan bisa sangat kacau. Oleh karenanya, mengenali macam-macam virus ini perlu agar kita bisa lebih waspada dalam menjaga data kita.

Berikut ini penjelasan dari lima jenis virus komputer paling membahayakan dan cara mengatasinya versi FlipStart PC:

1. Virus Trojan

Virus Trojan

Jenis virus komputer trojan umumnya datang dari internet atau email yang diterima oleh pengguna. Virus trojan atau juga disebut dengan nama yang lebih pendek yaitu trojan, merupakan salah satu jenis virus komputer yang banyak ditakuti oleh para pengguna komputer.

Virus trojan sangat cepat menyebar, yang tujuanya membebani kerja sistem komputer sehingga mengakibatkan komputer terasa lebih lemot dan juga sulit sekali dibuang atau dimusnahkan dengan antivirus, karena memiliki mekanisme failsafe yang bisa membuat virus trojan aman dari deteksi maupun upaya penghapusan dari antivirus.

Walaupun virus trojan pada umumnya tidak memiliki mekanisme penggandaan secara otomatis, namun ketika virus trojan telah terinstal dengan baik pada suatu sistem, maka virus tersebut dapat melakukan tindakan yang serius, seperti menghapus data, memblokir data, modifikasi data, mengcopy data tanpa diketahui oleh pengguna komputer itu sendiri.

Oleh karena itu, para pencuri informasi biasanya sering mengandalkan aktivitas pencurian data dengan cara mengirimkan berbagai jenis virus trojan ke dalam berbagai sistem komputer yang dapat diakses olehnya.

Oleh karena itu, virus trojan dianggap sebagai salah satu permasalahan yang sangat serius mengancam terhadap privasi seseorang.

Cara Mengatasi Trojan

Berikut ini langkah-langkah menghapus virus trojan dari komputer secara manual yang bisa kamu lakukan:

– Mematikan / Menghentikan Trojan

Kita dapat melakukannya dengan menggunakan Task Manager, lalu Tekan Ctrl + Alt + Del untuk menampilkan jendela Task Manager – buka pada tab “Processes” – klik bagian “User Name” untuk mengurutkan proses apa saja yang sedang berjalan berdasarkan nama user.

cara mengatasi virus trojan

Setelah itu, lihat ada atau tidaknya bagian yang mencurigakan. Bila perlu, kurangi satu per satu proses yang sedang berjalan untuk mempersempit pencarian proses yang mencurigakan. Loading virus trojan ke memori biasanya berupa file .exe.

Oleh karena itu kita dapat mematikan semua file .exe yang sedang berjalan di memori kita, akan tetapi jangan menonaktifkan atau mematikan file yang masuk pada kategori System, Local Service, dan Network Service, karena hal tersebut bisa membuat sistem kita mengalami error.

Namun demikian, perlu diketahui bahwa ada juga virus trojan yang menyembunyikan dirinya dari Task Manager Windows, dan oleh karena itu kita memerlukan aplikasi lain yang lebih kuat untuk melihat seperti apa proses yang sedang berjalan di Windows, seperti Process Explorer, dan lainya.

– Menonaktifkan Trojan dari Startup Windows

Bertujuan supaya trojan tidak masuk kedalam memori dari startup, kita perlu memodifikasi starup libary yang kita miliki. Untuk dapat melakukannya relatif cukup mudah.

Langkah pertama adalah dengan menggunakan perintah msconfig. Caranya adalah dengan meng-klik menu Start, bukalah aplikasi Run, kemudian isi saja di kotak input yang tersedia dengan msconfig, lalu pencet enter pada keyboard dan setelah itu akan tampil aplikasi System Configuration Utility seperti pada gambar di bawah ini.

Cara mengatasi virus trojan

Pada jendela yang muncul, pilihlah Startup.

 

Cara mengatasi Virus trojan

Jika kamu belum tahu dengan pasti mana yang loading virus dan mana yang bukan, kamu bisa memilih Disable All untuk menonaktifkan semua runtime di startup Windows.

Cara mengatasi virus worm

Tidak perlu khawatir karena nantinya dapat diaktifkan kembali apabila trojan sudah dibersihkan dari komputermu. Tetapi bila kamu paham mana virus dan mana yang bukan, mendisable startup virus adalah lebih tepat

– Menghapus File .exe

Dengan menghapus file .exe yang dimiliki oleh trojan tersebut, kita dapat mencarinya dengan menggunakan fasilitas pencarian build in milik Windows Explorer. Caranya carilah file virus (contoh: jolodong.exe) yang sebelumnya dibuka di memori atau startup Windows.

built in milik Windows Explorer

Sebelumnya pastikan lebih dulu bahwa file yang tersembunyi/hidden, ditampilkan oleh Windows Explorer, sehingga kita bisa melihat secara utuh file apa saja yang ada didalam hardisk. File trojan ini biasanya disimpan oleh para pembuatnya dibagian folder Windows atau System 32.

Sehingga ada kesan merupakan bagian dari sistem operasi tersebut dan membuat para pengguna ragu untuk menghapusnya. Setelah virus trojan terdeteksi, hapus saja secara permanen dari hardisk mu dengan cara tekan tombol Shift+Delete dari keyboard.

– Menghapus Virus dari Registry

Setelah file virus trojan benar-benar terhapus dari hardisk, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menghapus virus tersebut dari registry komputer, supaya komputer kita tidak menyimpan informasi trojan tersebut.

Untuk melakukan hal ini, kamu buka regedit dan hapus registry trojan dengan menggunakan aplikasi tersebut. Kamu klik Start menu – kemudian klik Run – masukkan regedit – lalu tekan enter.

Regedit

Setelah masuk pada menu regedit, tekan tombol CTRL+F, lalu masukkan nama trojan yang sebelumnya sudah kita temukan dari proses dan juga dari hardisk.

Lalu pilih find dan jika sudah ketemu, hapus semua registry yang berkaitan dengan file tersebut, satu persatu hingga tidak ada lagi input dengan nama trojan yang bisa ditemukan di registry komputermu.

Open Regedit

Langkah ini adalah langkah yang penting karena dengan menghapus input registry ini, kita menghalangi dan membebaskan komputer dari load trojan.

Itulah beberapa langkah untuk menghapus virus trojan dari komputermu secara manual. Pada prinsipnya melakukan penghapusan trojan hanya memerlukan keberanian dan pengetahuan yang cukup tentang trojan yang sedang kamu hadapi.

Setelah dua hal tersebut terpenuhi, tanpa aplikasi khususpun kamu sudah mampu membersihkan trojan dari komputermu.

2. Worm

Virus Komputer Worm

Virus komputer Worm adalah Malware yang secara otomatis dapat menginfeksi komputer tanpa bantuan pihak ke tiga.

Artinya sekali virus tersebut menginfeksi suatu komputer / jaringan, ia akan secara otomatis menyebarkan dirinya ke komputer-komputer lain tanpa bantuan atau bahkan tanpa bisa dicegah oleh para pemilik komputer lain dalam jaringan tersebut.

Mungkin muncul pertanyaan, kalau worm bisa menyebarkan dirinya secara otomatis, lalu mengapa orang tidak membuat worm semua, kok malah membuat virus yang membutuhkan bantuan orang untuk mengaktifkan dirinya.

Jawabnya adalah agar worm tersebut bisa menginfeksi komputer secara otomatis ia harus mengeksploitasi celah keamanan software. Bisa Windows, Microsoft Office, Adobe Acrobat atau software apapun umumnya yang populer yang menjadi sasaran dari virus worm tersebut.

Jadi, jika celah keamanan dimanfaatkan oleh worm untuk menyebarkan dirinya secara otomatis sudah ditambal, maka worm tersebut tak lagi dikdaya untuk menginfeksi sistem. Jadi dalam sistem yang terpatch, virus malah lebih mudah untuk menginfeksi sistem dibandingkan worm.

Cara Mengatasi Warm

– Gunakan Tools Combo Fix

Kita Gunakan Tools Combo Fix, untuk menggunakanya bisa men Download di sini, yang terpenting Jangan hubungkan dulu komputer dengan internet, setelah itu jalankan progam tersebut. yang perlu diperhatikan adalah “Jangan Jalankan Program atau Aplikasi lain saat akan menjalankan Tools Combofix ini.

– Buka Tombol Combo Fix

Buka tombol Combo Fix, lalu klik Start – Run ketik ” Regedit ” ( tanpa tanda kutip )

Combo Fix

– Masuk ke HKEY _ CURRENT _ USER

Masuk ke HKEY _ CURRENT _ USER / Sofware / Microsoft / Windows / Current Version / Run ( klik tanda + disampingnya) setelah itu cari file asing (bukan sebuah system windows atau system file program atau aplikasi penting yang anda gunakan) klik kanan lalu delete ( lebih perhatikan ke file yg berbasis visual Basic / VBS ).

Setelah itu masuk ke HKEY _ LOCAL _ MACHINE / Software / Microsoft / Windows / Current Version / Run. Lakukan hal yang sama dengan no 3. Peringatan, berhati-hatilah dalam melakukan proses delete ini karena salah-salah malah akan merusak system komputer anda.

– Lakukan Scan Dengan Antivirus yang Terupdate

Lakukan scan dengan antivirus yang terupdate, semisal Smadav, Avira, AVG, Avast, Eset nod32, dan yang lainya

– Hapus Semua Short Cut

Hapus semua short cut yang dibuat oleh virus, akan tetapi anda harus hati-hati dalam melakukan pembersihan ini, Jangan sampai Shortcut terbuka Kembali atau terdouble klik. Lalu hapus secara permanen dengan memencet Shfit + Delete pada keyboard anda.

– Restart Komputer

Restart komputer anda dan pastikan semua system yang tadi terdisable dapat berfungsi kembali

3. Memory Resident

 

Memory Resident Virus
Memory Resident Virus adalah sejenis virus komputer yang kerjanya menginfeksi RAM. Efek yang ditimbulkan dari virus jenis ini adalah membuat kinerja komputer menjadi lemot dan tidak maksimal. Lokasinya berada di dalam memori komputer.

Virus ini akan aktif apabila sistem operasi dinyalakan. Dengan kode yang dimiliki, jenis virus komputer ini akan mengganggu proses pamanggilan program yang seharusnya berjalan dengan normal.

Cara Mengatasi Memory Resident Virus

– Menggunakan Antivirus

Sementara ini, untuk mengatasi virus tersebut adalah dengan menggunakan antivirus seperti Smadav bisa Download di sini, Avast bisa Download di sini, Avira bisa Download di sini dan lain sebagainya

4. Multipartite Virus

Multipartite Virus
Kerja virus ini sendiri sebenarnya hampir sama dengan Memory Resident Virus, yakni sama-sama menyerang memori RAM, yang kemudian akan menginfeksi sistem operasi tertentu lalu setelah itu merambah pada bagian hardisk.

Jika tidak cepat diatasi dengan cepat, maka virus ini akan sangat menggangu. Pasalnya, Multipartite Virus sendiri memiliki kemampuan ‘menyerang’ dengan cepat sehingga dinilai sangat membahayakan keselamatan RAM atau Hardisk komputer anda.

Cara Mengatasi Multipartite Virus

– Melakukan Disk Defragmenter

Disk Defragmenter

Jika kamu tertarik untuk tahu lebih lanjut, bisa mencarinya dengan mengetik kata “defrag” pada Windows 7, Vista, 8.1 dan 10 dan memastikan bahwa Disk defragmentationkomputermu berjalan sesuai jadwal. Pada Macos, proses ini berjalan dengan otomatis.

– Membersihkan Bad Sector

Bad Sector

Sebelum memperbaiki hardisk bad sector, pertama yang harus kita lalukan adalah mengecek terlebih dahulu. Sistem operasi Windows memiliki program sendiri untuk dapat melakukan pengecekan ini, yaitu dengan disk check tool.

Disk check akan memindai hardisk Anda, untuk menemukan bagian-bagian yang mengalami bad sector. Jika terdapat soft bad sector, maka Disk Check akan memperbaikinya supaya bisa digunakan kembali.

Sedangkan jika muncul masalah bad sector yang lebih kompleks, maka Windows akan kembali menjalankan Disk Check secara otomatis ketika komputer Anda dinyalakan.

– Buka Windows Explorer

Windows Explorer

Buka windows explorer – klik kanan pada drive yang ingin dicek – klik properties. Setelah menu properties terbuka, berpindahlah ke tab Tools – klik tombol Check now pada bagian Error checking.

Sebuah kotak dialog kecil akan muncul dengan dua opsi yang harus Anda pilih. Centang dua opsi tersebut jika Anda ingin mengecek dan memperbaiki bad sector secara keseluruhan.

Namun jika Anda ingin mengeceknya saja, maka cukup ceklis opsi yang pertama. Jika drive yang ingin Anda cek sedang digunakan, maka pengecekan tidak bisa dilakukan.

Windows akan menjadwal secara otomatis ketika Anda merestart komputer. Klik tombol Start untuk memulai proses pengecekan dan perbaikan. Satu hal yang harus Anda ketahui, proses pengecekan ini dapat berlangsung cukup lama tergantung dari kapasitas hard disk serta jumlah data yang ada di dalamnya.

Bahkan pengecekan ini bisa berlangsung selama berjam-jam sehingga pastikan Anda melakukannya ketika sedang tidak menggunakan komputer.

Cara tersebut biasanya digunakan pada sistem operasi Windows. Jika menggunakan sistem operasi lain biasanya juga menggunakan cara yang hampir sama

5. Virus FAT

Virus FAT

Virus FAT adalah virus komputer yang menyerang tabel alokasi file (FAT), yaitu sistem yang digunakan dalam produk Microsoft dan beberapa jenis lain dari sistem komputer untuk mengakses informasi yang tersimpan di komputer.

FAT bertindak seperti indeks, menjaga informasi file yang tersimpan pada hard drive, sektor hard drive yang kosong, dan sebagainya.

Dengan menyerang file tabel alokasi, virus dapat menyebabkan kerusakan yang sangat serius pada komputer. Virus jenis File Allocation Table ini merupakan virus komputer yang mampu merusak file-file pada direktori tertentu.

File yang terinfeksi jenis virus ini biasanya akan disembunyikan, jadi seakan file tersebut hilang. Sehingga mustahil bagi komputer untuk mencari file tersebut, dan virus ini juga dapat menyebar ke file, ketika FAT mencoba untuk mengaksesnya, menyebabkan korup dan akhirnya menembus seluruh komputer.

Virus FAT sering berwujud dalam bentuk file rusak, seperti file yang hilang atau tidak dapat diakses. Arsitektur FAT itu sendiri juga dapat diubah; misalnya, komputer yang harus menggunakan protokol FAT32 mungkin tiba-tiba berubah menjadi FAT12.

Cara mengatasi Virus FAT

Ada sejumlah cara untuk menghindari infeksi dengan virus FAT.

Gunakan dan Update Antivirus

Pengguna komputer harus membiasakan diri untuk menggunakan perangkat lunak antivirus yang kuat, diupdate dan rajin memindai komputer secara teratur untuk mengenali tanda-tanda virus.

Juga menghindari mendownload software, film, mp3 dan lain sebagainya dari sumber yang tidak terpercaya, guna menghindari situs yang diidentifikasi kategori “situs berbahaya” oleh browser.

Diatas sudah dijelaskan jenis-jenis virus yang sangat berbahaya untuk komputer, selanjutnya mari kita mengenal istilah virus komputer secara lebih detail

Apa itu virus komputer? bagaimana cara kerjanya? dan siapa yang membuat?

Pengertian Virus Komputer

Virus Komputer

Kalau kita baca artikel di Wikipedia, pengertian dari virus komputer adalah sebuah program yang mampu menggandakan serta menyalin dirinya sendiri.

Setelah itu ia akan menyebar ke berbagai macam program atau dokumen lain dengan cara menyisipkan salinan dirinya tersebut.

Atau lebih simpelnya, yang dimaksud dengan virus komputer adalah suatu program jahat yang menginfeksi dan merusak sistem komputer.

Virus komputer tersebut akan merusak perangkat lunak, bahkan dalam beberapa kasus, ada virus komputer yang dapat merusak perangkat keras / hardware, dengan caraa mamaksa over process pada perangkat tertentu. Jadi, bisa dibayangkan kan bagaimana mengerikannya virus komputer ?

Virus komputer biasanya sering dibawa oleh program atau file yang dibuat oleh para peretas. Sebenarnya virus komputer berkembang sejak pertama kali komputer dibuat.

Cara Kerja Virus Komputer

Cara Kerja Virus Komputer

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak  komputer (software) dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat kerasnya (hardware).

Tetapi virus tersebut bisa mengakibatkan kerusakan pada perangkat keras dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu.

Efek negatifnya adalah virus tersebut memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara drastis. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows, sisanya menyerang Linux, Mac, Free BSD, OS, dan Sun operating system.

Seperti virus dalam dunia kedokteran, virus komputer juga memiliki siklus hidup yang dibagi menjadi empat tahap sebagai berikut ini:

– Waktu Istirahat

Umumnya virus menentukan tanggal atau waktu untuk menghentikan dan mengaktifkan virus pada komputer.

Waktu Penyebaran

Umumnya virus mereplikasi dirinya dengan cara menggandakan diri dalam suatu program ke sebuah tempat dimedia penyimpanan seperti harddisk, RAM, dan flashdisk

Waktu Aktif

Pada waktu tertentu virus komputer akan mengaktifkan diri

Waktu Eksekusi

Artinya virus tersebut telah aktif dan mulai melakukan kegiatannya.

Penemu Virus Komputer

Rich Skrenta, yang pada saat itu masih berusia sekitar 15 tahun yang duduk dibangku SMA Mt. Lebanon High School, Pennsylvania, Amerika Serikat, ia mencoba membuat sebuah virus komputer pertama di dunia yang menyerang perangkat komputer apple II.

Rich Skrenta
Pada saat itu Rich memang digolongkan menjadi anak-anak yang bandel, kebandelan dirinya itu dilihat dari tingkah laku Rich yang secara sengaja atau ilegal membagi-bagikan game dan software yang saat itu harganya sangat mahal.

Karena kebandelanya menyerang komputer Apple II itu, ia lalu dijauhi oleh para temannya. Sampai pada akhirnya dengan bekal kebandelan dan keisenganya, Rich mencoba membuat sebuah program jahat tanpa melalui bantuan floppy disk, hal itu ia lakukan agar tidak selalu disalahkan.

Akhirnya ia berhasil membuat sebuah program yang diberinama Elk Cloner, pada dasarnya virus tersebut akan menyebar dari komputer satu ke komputer lainya melalui floppy disk orang-orang dan akan menampikan sebuah puisi yang dibuat sendiri oleh Skrenta.

Dan ternyata hanya dalam beberapa bulan saja, Rich telah berhasil membuat heboh sekolah dengan virus komputer pertama yang ia buat.

Pada saat itu karna belum ada Antivirus yang dapat memudahkan kita untuk menghapus program virus dari komputer, maka semua sibuk menghapus satu-persatu file-file yang telah terinfeksi virus Elk Cloner.

itulah tadi penjelasan detail terkait virus komputer.

Secara umum untuk menghindari virus komputer, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Antara lain adalah:

  1. Selalu gunakan program antivirus. Antivirus secara berkala akan memindai komputer kamu dari virus. Jika ada program mencurigakan, antivirus akan memberi peringatan kepada kamu sehingga kamu bisa segera mengambil tindakan secepatnya.
  2. Jangan download aplikasi atau file dari sumber yang tidak diketahui. Hanya download aplikasi dan file dari sumber-sumber terpercaya. Untuk selengkapnya, kamu bisa baca di Androbuntu.com.
  3. Gunakan Linux. Karena Linux sangat aman dan jarang sekali virus yang bisa berjalan diatas Linux. Untuk menggunakan Linux, bisa di download di sini

Semoga artikel ini bermanfaat, jika yang kurang faham, bisa kirim komentar …

BACA ARTIKEL TERKAIT: 5 Antivirus Terbaik Gratis Untuk Komputer dan Laptop

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.