DMCA.com Protection Status

Cara Mendapatkan Uang dari Internet Itu Tak Semudah yang Dibayangkan

Cara mendapatkan uang dari internet itu tak semudah yang dibayangkan. Dikiranya cuma update status, terus dapat duit. Wkwkwk. Mboten nggeh. . .

Terkadang saya suka ketawa-ketawa sendiri dengan imajinasi teman-teman saya. Ada yang bilang, mendapatkan uang dari internet itu berdasarkan kuota yang mereka pakai.

Jadi saat mereka browsing, kuotanya akan secara otomatis tersedot dan masuk ke saldo kita. Wkwkwk. Pliss jangan bully, dulu saya mikirnya juga gitu. Wkwkwk

Ada lagi, temen-temen yang tau web saya. Mereka suka iseng, “Oh jadi kamu dapat uang itu kalo websitenya banyak yang mengunjungi, yaudah nanti aku sama temen-temen tak suruh buka tiap hari, tapi traktir ya. . . “Wkwkwk. Ya mana ngefek. . .

Entah tepuk jidat berapa kali dalam hati saya saat mendengar komen-komen konyol itu. Saya sering diem ketika mereka menebak-nebak sendiri soal darimana sebenarnya sumber pemasukan dari bisnis online itu.

Selain menebak-nebak sumber pendapatan, mereka juga ngira kalo bisnis online itu adalah cara paling cepat dan mudah untuk mendapatkan uang dari internet.

Jadi saya suka bingung kalo ada temen yang bilang minta ajarin bisnis online, padahal dia sudah punya pekerjaan dan kesibukan tetap. Terus pas ditanya balik, “Emang kamu gak kerja, emang gak sibuk ini sibuk itu?”.

Jawabnya polos, “Ya kerja, ya sibuk ini dan sibuk itu”.

La terus. . .

“Buat sampingan”. . . hehe

Ya mana bisa, dulu saya prosesnya satu tahun lebih, gak dapat apa-apa (Ya dapat tapi dikit). Terus mau diringkas jadi seminggu aja prosesnya. Tapi dengan hasil yang sama. Hadeuh . . .

Ada juga temen saya yang magang di Jepang, dia telfon minta diajari secara online. (Kalau orangnya baca, maaf ya Mis buat sampel, hehe). Jadi bukannya gimana gimana ya, yang belajar offline secara langsung saja belum tentu bisa, apalagi yang SLJJ, Live Streaming.

Oke cukup, jadi intinya mencari uang dari internet itu gak gampang, gak semudah yang dibayangkan. Bukan hanya tinggal update status, atau nulis beberapa artikel di internet, tinggal tidur, terus duit ngalir.

Mboten ngoten nggeh rencang-rencang. Jadi ada beberapa tahapan dan proses yang berdarah-darah yang perlu dilakukan. Pun sumber pendapatannya bukan dari kuota yang dipakai buat browsing. Hehe

Biar lebih jelas, berikut beberapa cara mendapatkan uang dari internet dan beberapa asal sumber pendapatannya:

1. Google AdSense

Bisnis online

Google AdSense adalah platform Advertiser yang dimiliki oleh Google. Cara kerjanya, jadi . . . ada banyak sekali perusahaan atau personal yang beriklan di Google. Iklan itu kemudian ditayangkan oleh Google di website-website yang berpartner dengan Google.

Bukan cuma di website saja Google menayangkan iklannya, Google juga menayangkan di Youtube, Aplikasi, dan Android. Iklan yang dari Android ini biasanya kamu lihat ketika mengaktifkannya.

Seperti di website ini, jika kamu melihat ada iklan yang tayang di website ini, itu adalah iklan yang dipasang oleh Google. Sampai di sini pemilik website belum mendapatkan apa-apa, sampai ada yang klik iklan tersebut.

“Memangnya ada yang mau klik, saya aja biasanya skip iklannya”.

Ada, tapi jarang. Jadi, estimasinya itu per 100 pengunjung biasanya akan mendapatkan satu klik. Untuk setiap kliknya rata-rata dihargai 300-600 rupiah. Makanya, dibutuhkan paling tidak 10.000 pengunjung setiap harinya agar setiap bulan bisa bayaran dari Google.

Sampai di sini paham kan darimana pemilik website mendapatkan uang.

Lalu bagaimana cara mainnya?

Simpelnya, kita buat website > buat artikel yang berkualitas > banyak pengunjung > dapat bayaran dari Google.

Apa saja yang harus dipahami untuk terjun di Google AdSense?

  1. Bisa membuat website
  2. Bisa riset kata kunci
  3. Bisa membuat artikel yang SEO Friendly
  4. Bisa optimasi

Dengan memahami 4 BAB itu Insya Allah sudah cukup. 4 BAB itu diringkas menjadi satu istilah saja, yaitu SEO. Oh ya masih ada dua lagi.

  1. Sabar, siap untuk tidak mendapatkan apa-apa di tahun pertama
  2. Empat BAB di atas hanya pengetahuan dasar. Jadi tetap harus upgrade pengetahuan sambil jalan.

Kok susah ya . . .

Ya emang, siapa bilang gampang. Kan sudah dibilang gak semudah yang dibayangkan. Hehe

Kalo mau belajar, di mana?

Di online ada banyak tempat untuk belajar SEO Secara Online. Tapi yang rekomended menurut saya ada dua: 1. Revorma Premium, 2. Panduan IM.

Tapi umumnya, mereka yang belajar secara mandiri dan otodidak akan sangat kesulitan. Bahkan sering putus asa di tiga bulan pertama.

Maka, hanya ada satu pilihan yang benar-benar rekomended untuk belajar SEO secara fokus, yatu: Pesantren Sintesa, sebuah Pesantren yang fokus pada Al Qur’an dan Bisnis Online. Rata-rata alumninya sudah berpenghasilan 4 JT ke atas, ada yang belasan JT, ada juga yang sudah puluhan JT. Silahkan lihat Prestasi Sintesa.

Tertarik? Silahkan daftar! Kebetulan sekarang sedang buka pendaftaran, akan ditutup 30 Juli 2019 mendatang.

2. Jual Produk

bisnis online

Sumber pendapatan dari internet yang kedua adalah dengan jualan produk secara online. Tapi perlu diingat, jualan online ini bukan hanya share-share di Facebook saja. Apalagi share di beranda dengan akun personal (Yang seperti ini justru membuat teman FB jadi sebel).

Lalu bagaimana cara jual yang benar?

Yang perlu dipahami lebih dulu adalah jenis produknya. Ada beberapa produk yang cocok dijual lewat Sosial Media, ada yang cocok dijual lewat Google, ada juga yang cocok lewat keduanya.

Produk dari jenis fashion menurut saya lebih cocok lewat sosial media (FB dan IG). Namun bukan berarti tidak cocok lewat Google, hanya saja kalau dijual lewat Google persaingannya akan sangat berat. Dan juga harus memiliki pengetahuan SEO.

Tips untuk yang jualan lewat Facebook, jangan gunakan akun pribadi untuk jualan. Buatlah Page dengan Branding sendiri, undang teman-teman untuk Like. Buat postingan yang mendidik dan inspiratif yang berkaitan dengan produk. Jangan hanya posting produknya saja.

Atau jika kesulitan mencari Like FP. Bisa juga dengan membuat akun baru, buat akun personal dengan nama Brand. Keuntungannya kamu bisa Add teman sebanyak-banyaknya sebagai target market.

Saya sering menjumpai akun seperti ini (dan tau orangnya). Dan sepertinya lancar-lancar saja jualannya. Padahal mereka adalah orang-orang yang kurang mengerti tentang strategi pemasaran online.

Apakah kebetulan?

Tidak. Karena mereka berproduksi, sebagai produsen, dan menjadi distributor. Sedangkan kebanyakan yang mengerti strategi pemasaran adalah mereka yang menjadi dropshiper atau reseller.

Tapi tetep saja, Jualan Online yang paling bagus menurut saya adalah lewat Google. Di Google, target marketnya jelas, jumlah pembeli juga dapat diperkirakan. Misalnya ini:

jual souvenir

Di Google, perkiraan orang yang mencari tempat “jual souvenir pernikahan” ada sekitar 700 setiap bulannya. Itu baru satu kata kunci, masih ada kata kunci terkait lainnya. Sebab, ada banyak variasi kata kunci yang orang ketik di Google ketika ingin membeli souvenir, misal:

souvenir murah

Dari keterangan gambar di atas, “Volume” adalah jumlah pencari per bulan. Bisa disimpulkan, ada sekitar 10.000 orang yang setiap bulannya ingin membeli souvenir. 10.000 adalah akumulasi dari berbagai kata kunci terkait:

Kamu bisa bayangkan, jika kamu punya produk souvenir dan website promosimu sudah ada di halaman pertama Google. Anggaplah hanya 10% nya saja dari total pencari souvenir itu yang berkunjung di website promosimu.

10% dari 10.000, berarti 1000, dari 1000 pengunjung, anggaplah 10% nya saja yang jadi membeli. Berarti, kurang lebih ada 100-an pengunjung yang siap membeli souvenir. Lumayan kan. Tapi itu cuma angka perkiraan, yang pasti silahkan tanya kepada yang bersangkutan.

Namun, untuk untuk terjun jual produk di Google ini kamu harus memiliki website. Dan untuk bisa menarik target market seperti angka di atas website / toko online milikmu harus ada di halaman pertama Google.

Sebab, hanya yang ada di halaman pertama yang akan dibuka oleh pengunjung. Dan agar website bisa ada di halaman pertama kamu harus punya keahlian SEO. Lagi-lagi SEO kan.

Seperti ini:

jualan online

Di nomor 2 – 4 ada marketplace besar. Namun bukan berarti sudah tidak ada peluang, buktinya, ini urutan nomer 6 – 10:

jual online

Nah, kata kunci di atas adalah kata kunci umum, artinya target adalah seluruh Indonesia. Akan lebih mudah jika yang ditarget adalah kata kunci lokal, misal hanya dikhususkan untuk wilayah Semarang.

3. Tawarkan Jasa

menawarkan jasa secara online

Selain jualan produk, kamu juga bisa menawarkan jasa. Apapun keahlianmu, desain, membuat kaligrafi, hias uang mahar, event organizer, dll. Tawarkan saja lewat Sosial Media atau Google. Prosesnya sama seperti Jual Produk di atas.

Namun, untuk kategori jasa ini rasanya lebih tepat jika target marketnya adalah lokal. Saya sering menjumpai orang-orang yang kurang mengerti strategi pemasaran online, namun ketika menawarkan jasa keahliannya di sosial media lancar-lancar saja.

Kenapa bisa? Wallahu A’lam

Tapi menawarkan jasa lewat Google dengan pengetahuan SEO tetap lebih bagus. Apalagi buka jasa SEO. Tentu lebih bagus lagi, Guru SEO saya Ibrahim Vatih juga membuka Jasa SEO ini. Lumayan lo, jasanya dihargai hingga ** JT. Sebuah jasa yang saya kira bisa dilakukan oleh hampir semua santri yang pernah nyantri di Sintesa.

Intinya, , ,

Apa yang kamu punya, itulah yang akan kamu berikan. Apa yang kamu bisa, itulah yang akan kamu lakukan (Produsen). Jika tidak punya apa-apa, jadilah wasilah yang baik untuk bisa memberikan apa-apa. Jika tidak bisa apa-apa, jadilah wasilah yang baik untuk bisa melakukan apa-apa (Dropshiper / Reseller).

Masih ada lagi kah peluang usaha tanpa modal yang lain? Masih . . .

4. Affiliate Marketing

Affiliate Marketing

Affiliate marketing ini kita mempromosikan produk orang lain. Jika ada penjualan dari produk yang kita promosikan, maka kita akan memperoleh komisi dari pemilik produk yang kita promosikan.

Misal, kita jadi affiliatnya Lazada. Maka tugas kita adalah mempromosikan produk-produk milik Lazada. Jika ada penjualan dari produk yang kita promosikan, maka kita akan mendapatkan komisi dari Lazada.

Besaran komisi dari affiliate ini berbeda-beda. Ada yang hanya 5-10 %, ada juga yang 30-70 %. Tergantung dari pemilik produk masing-masing.

Bagaimana caranya untuk memulai bisnis ini?

Caranya:

  1. Punya email
  2. Daftar program affiliate dengan email yang kamu punya
  3. Verifikasi email
  4. Tunggu konfirmasi dari pemilik program affiliate
  5. Promosikan produk
  6. Produk terjual = Komisi

Di antara beberapa program affiliate terbaik yang ada di Indonesia dengan komisi besar, yaitu:

  1. Lazada
  2. Blibli
  3. Bukalapak
  4. Ratakan: Komisi Hingga 75%, Produk Digital
  5. IDAFF (Indonesia Affiliate)
  6. Kirim Email: Komisi Hingga 30%, Tools / Aplikasi
  7. Niagahoster: Komisi Hingga 70%

Untuk lebih jelasnya bisa baca di Program Affiliate Terbaik Indonesia.

Note: Ini adalah tulisan ala kadarnya untuk mencurahkan isi hati. Saran & Kritik koment di bawah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.