DMCA.com Protection Status
Cara instal ulang laptop

Cara Instal Ulang Laptop Sendiri dengan Mudah

Cara Instal Ulang Laptop – Laptop atau Personal Computer (PC) saat ini menjadi kebutuhan penting bagi sebagian orang saat ini. Istilah computer jinjing yang melekat pada laptop memungkinkan orang-orang untuk membawanya kemana-mana, menjdaikannya praktis dan mudah untuk digunakan. Para produsen laptop berlomba-lomba mengeluarkan produk terbaru dengan berbagai keunggulan seperti penggunaan Operating System (OS) terbaru, pengunaan Solid State Driver (SSD), layar lebih jernih dll.

Seiring banyaknya penggunaan laptop, ada saja masalah yang terjadi yang mmebuat kinerja laptop kita kurang baik. Beberapa hal yang menyebabkan masalah tersebut di antaranya diakibatkan oleh virus atau malware. Jika sudah parah virus bisa menyerang OS dan bahkan tidak bisa dihilangkan melalui antivirus. Untuk itu, langkah yang diambil kita adalah dengan melakukan instal ulang OS yang ada di laptop.

Persiapan Sebelum Instal Ulang

Back Up data laptop
Instalasi laptop atau biasa disebut instal ulang laptop adalah kegiatan mengganti Operating System (OS) yang ada pada laptop dengan OS yang baru, bisa dengan mengganti versi terbaru (upgrade), atau mengganti dengan versi sebelumnya (downgrade). Sebelum melakukan penginstalan ulang, anda sebaiknya memperhatikan langkah-langkah berikut ini:

1. Back Up Data Penting

Pada saat proses penginstalan ulang, semua file yang berada di laptop bisa saja terpengaruh bahkan terhapus. Khususnya data anda yang tersimpan pada partisi C pasti terhapus. Hal ini dikarenakan partisi ini akan difromat ketika akan diinstal ulang dan diganti dengan OS yang baru. Oleh karena itu, lakukanlah back up data yakni memindahkan data anda sementara ke tempat penyimpanan lain.

Backup data paling sederhana adalah dengan menggunakan keeping CD-RW, CD-R, DVD-R,DVD RW untuk menyalin data dari laptop anda. Atau salinlah data dengan menggunakan flashdisk atau harddisk eksternal yang memiliki kapasitas penyimpanan lebih besar. Cara lain yang bisa digunakan adalah menggunakan media penyimpanan cloud seperti Google Drive atau Drop Box. Buatlah folder khusus untuk memisahkan data milik laptop yang akan diinstal ulang tersebut.

2. Menyimpan Serial Number

Cara ini dilakukan untuk memudahkan anda mengembalikan program-program di laptop anda setelah penginstalan ulang. Hampir semua program yang ada di laptop anda memiliki serial number, terutama program berbayar. Seringkali program tersebut masih bisa didownload installernya secara gratis namun memerlukan serial number untuk penggunaan lebih lanjut. Simpanlah serial number dari program-program yang berbayar, dengan cara mencatat atau menyimpannya dalam file yang disatukan dengan back-up file langkah pertama.

Oh ya, penginstalan ulang laptop terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk mengantisipasi mandeknya proses instalasi karena kehabisan daya baterai, sebaiknya colokkan laptop ke charger selama proses penginstalan. Pastikan juga charger tercolok ke sumber listrik yang baik.

3. Siapkan Instalan OS Baru

Tentu saja jika ingin melakukan penginstalan ulang, hal utama yang paling penting disiapkan adalah OS yang akan diinstal. Ada dua versi cara install ulang laptop yang bakal dibahas secara rinci di bawah, yakni cara instal ulang laptop dengan flashdisk dan dengan CD. Jika anda sudah memiliki CD, maka cukup persiapkan itu saja, sementara jika memakai flashdisk, perlu menggunakan software “burning” file image disk. BACA JUGA: Cara Mematikan Auto Update Windows 10 dengan Mudah

A. Cara Instal Ulang Laptop dengan Flashdisk

Cara instal ulang laptop

Sebenarnya cara penginstalan ulang ideal adalah menggunakan CD atau DVD. Namun, penginstalan ulang juga bisa dilakukan melalui flashdisk dengan beberapa penyesuaian. Kita harus mentransfer file instalasi dari CD atau file ISO ke dalam flashdisk dan membuat pengaturan terlebih dahulu pada flasdhsik agar dapat digunakan dengan baik saat booting laptop.

Mentransfer file OS atau ISO ke dalam flashdisk bukan sembarang copy-paste, tetapi ada beberapa metode agar flashdisk bisa digunakan seperti yang diharapkan. Pertama-tama siapkan terlebih dahulu file ISO OS yang akan diinstal atau keeping CD yang berisi OS tersebut. Siapkan juga flashdisk yang memiliki kapasitas minimal 4 GB, atau untuk amannya berkapasitas 8 GB.

Berikut ini langkah-langkah yang digunakan untuk menginstal ulang laptop menggunakan flashdisk. Jika file OS kita sudah dalam file ISO, maka langkah yang dilakukan adalah mentransfer file ISO tersebut ke flashdisk menggunakan program Rufus.

1. Download Rufus

Rufus adalah perangkat lunak yang bisa didownload secara gratis yang dirancang untuk memformat atau membuat perangkat flashdisk atau kartu memori menjadi bootable. Secara otomatis, Rufus mengekstrak semua file berbentuk ISO dan mentransfer ke dalam flash disk. Silahkan Download Rufus terlebih dahulu.

2. Jalankan Program

Aplikasi Rufus

Setelah download Rufus, jalankan program Rufus tersebut setelah menyolokkan flashdisk dahulu ke laptop anda.

  • Klik Device dan pilih lokasi USB Drive Flashdisk yang akan ditransfer file ISO.
  • Biarkan partition scheme and target system type, file system, cluster size, dan New Volume Label, atau bisa juga diatur sesuai dengan kebutuhan.
  • Di bawah Format Options, terdapat beberapa pilihan pengaturan, tetapi kita bisa membiarkannya saja secara default.
  • Pada bagian “Create a bootable disk using”, pilih ISO Image dan klik icon CD/DVD untuk memilih file ISO yang telah disiapkan. Ini membutuhkan waktu beberapa saat agar Rufus dapat memeriksa file ISO tersebut.
  • Pilih tombol Start untuk memulai format dan mentransfer semua isi dari file ISO ke dalam Flashdisk. Klik OK jika muncul warning atau peringatan.

Lihat panduan video:

3. Tunggu Proses Hingga Selesai

Tunggu prosesnya hingga selesai. Biasanya berlangsung hingga beberapa menit hingga muncul tulisan DONE. Kita bisa menutup program Rufus setelah selesai dan langsung menggunakan Flashdisk tersebut untuk menginstal OS ke laptop kita.

Proses Instal Ulang

proses instal ulang laptop

Langkah selanjutnya adalah proses penginstalan ulang. Untuk memulai proses penginstalan pada laptop yang harus dilakukan adalah mengatur boot awal pada menu BIOS agar laptop pertama kali membaca flashdisk (yang berisi OS).

1. Mengatur Boot Pada BIOS

  • Nyalakan laptop (atau Restart) kemudian masuklah ke menu BIOS. Tekan terus tombol F2 saat laptop melakukan booting. Pada beberapa merk laptop, tekan Esc, F1, dan F10.
  • Masuk ke menu BIOS, aturlah booting pertama. Cari menu Tab Boot untuk mengatur booting pertama. Arahkan boot pertama jadi flashdisk (flashdisk sudah tercolok sebelum laptop proses booting)
  • Simpan pengaturan BIOS. Pilih exit untuk keluar dan pilih Exit Saving Changes, pilih lagi “Yes”.

2. Memulai Instalasi

PC atau laptop kembali melakukan booting melalui flashdisk. Klik tombol apa saja waktu maksimalnya 5 detik, jika tidak terpencet maka laptop akan “restart” lagi. Klik tombol misalnya “Enter”

  • Tunggu proses. Biasanya memakan waktu cukup lama dan muncul tulisan “Windows is loading files”
  • Muncul installer OS yang kita siapkan, Di sini kita mengambil contoh ingin menginstal Windows 7. Maka setelah muncul jendela installer, kemudian pilihlah pengaturan bahasa. Pilih “English” dan klik Next.
  • Mulai masuk ke proses instalasi. Klik Install Now.
  • Kemudian klik “I Accept license terms” sebegai bentuk konfirmasi persetujuan, dan next.
  • Lalu anda dihadapkan kepada opsi lanjutan yakni “upgrade” atau “advanced”. Pilihlah Advanced jika ingin mengganti sistem lama dan menggantinya dengan yang baru.

3. Mengatur Partisi

Langkah selanjutnya adalah atur partisi sesuai dengan keinginan. Setelah itu juga hapus partisi sistem lama.

  • Buat partisi baru dengan kapasitas atau space hard disk yang cukup. Arahkan kursor yang akan diisi Windows 7 yang baru, klik New. Kemudian klik OK.
  • Instal windows 7 pada partisi baru, lanjutkan dengan klik “Next”. Tunggu proses transfer file windows 7.
  • Selanjutnya adalah mulai penginstalan. Anda bisa bersantai selama proses ini karena akan berjalan otomatis. Jangan klik apapun, biarkan berjalan sampai laptop restart dengan sendirinya.

4. Penyelesaian

Saat akan proses restart, flashdisk yang berisi instalan OS harus dicabut. Penginstalan ulang telah selesai. Langkah selanjutnya anda perlu Setup Windows 7.

Setup Windows 7

Langkah selanjutnya anda perlu Setup Windows 7. Yaitu dengan mengisi data-data pengguna, password, product key Windows 7, pengaturan waktu sesuai keinginan anda.

1. Mengisi Nama Pengguna

Isi nama pengguna

Isi nama pengguna sesuai yang anda inginkan setelah jendel set up windows muncul. Nama pengguna ini ditujukan untuk komputer anda. Setelah selesai mengisi, selanjutnya tekan tombol Next pada pojok bawah bagian kanan.

2. Buat Password

Buat password windows 7

Setelah selesai membuat nama pengguna, selanjutnya membuat password untuk akun anda. Pengisian password dibuat dua kali oleh sistem demi keamanan dan untuk memastikan bahwa password yang anda isikan adalah benar sesuai keinginan anda.

3. Aktivasi dengan Product Key

aktivasi windows dengan product key

Selanjutnya adalah mengaktifkan windows dengan product key. Setelah mengisikan product key, klik tombol Next.

update windows

Setelah kilk tombol Next. Anda akan diminta untuk mengkonfigurasikan pembaruan. Anda bisa memilih salah satu pengaturan yang tersebut. Namun saya sarankan lewati terlebih dahulu konfigurasi inidan atur nanti setelah Instalasi Windows 7 berjalan dengan benar. BACA JUGA: Cara Mematikan Auto Update Windows 10 dengan Mudah

4. Pengaturan Tanggal dan Waktu

pengaturan waktu windows 7

Pastikan anda mengatur tanggal dan waktunya sesuai. Setelah mengatur dan memastikan tanggal dan waktunya dengan benar selanjutnya klik Next.

5. Menentukan Lokasi Jaringan

Menentukan lokasi jaringan

Ada tiga pilihan lokasi, yaitu: rumah, kantor dan jaringan publik. Pilih yang Public Network.

Lokasi jaringan rumah dan kantor adalah jaringan untuk berbagi atau jaringan yang dipercaya untuk menambahkan perangkat lain ke grup anda. Sedangkan Publik Network adalah jaringan yang tidak dipercaya.

6. Proses Instalasi Selesai

Windows 7

Setelah proses di atas secara otomatis anda akan dialihkan ke desktop komputer yang anda gunakan. Hal ini menandakan bahwa proses instalasi Windows 7 telah selesai dan komputer siap untuk digunakan.

Namun sebelum menggunakan komputer tersebut, pastikanlah bahwa anda telah menginstal driver seperti driver Audio, VGA, dan driver lainya yang dibutuhkan oleh komputer tersebut.

BACA JUGA:

B. Cara Install Ulang Laptop dengan CD

Install ulang dengan cd

Cara yang kedua dalam menginstal ulang laptop adalah menggunakan CD. Cara ini realtif lebih sederhana ketimbang menggunakan flashdisk karena file OS telah berada di dalam CD sehingga kita bisa langsung menginstalnya tanpa perlu proses-proses transfer file ISO. Langkah-langkah yang dilakukan hampir sama dengan cara instal ulang menggunakan flashdisk, namun ada perbedaan-perbedaan kecil.

1. Setting Boot pada BIOS

  • Tekan tombol power untuk menyalakan laptop (atau Restart) kemudian masuklah ke menu BIOS. Di tengah proses booting, tekan terus tombol F2. Pada beberapa merk laptop, tekan Esc, F1, dan F10.
  • Pilihan akan muncul, masuklah ke menu BIOS. Cari menu Boot Tab untuk mengatur booting pertama. Buat highlight boot berada di pilihan CD-Drive.
  • Simpan pengaturan BIOS dan keluar. Pilih exit untuk keluar dan pilih Exit Saving Changes, pilih lagi “Yes”.

2. Tekan Tombol Apa Saja

  • Laptop akan melakukan booting lagi lalu akan muncul tulisan “Press Any Key”. Pencetlah tombol apapun untuk melanjutkan.
  • Kemudian akan muncul installer OS yang sudah kita tentukan. Di sini kita mengunakan contoh akan menginstal Windows 7. Dalam installer tersebut, pilih pengaturan bahasa, pengaturan waktu dan mata uang dan keyboard or input method. Jika sudah, klik Next.

3. Proses Instalasi Windows 7

  • Mulai proses instalasi windows 7. Pilih Install Now.
  • Centang pernyataan “I accepted the license terms” sebagai persetujuan teleh menerima persyaratan lisensi, lalu pilih Next.
  • Anda akan dihadapkan dua pilihan yakni “upgrade” atau “advanced” pada jendela selanjutnya. Pilih “advanced” karena pemasangan ini dipakai bagi pengguna yang pertama kali menginstal Windows 7. Selain itu, pilihan advanced juga akan mengganti keseluruhan sistem lama menjadi baru.

4. Hapus Partisi Lama dan Buat yang Baru

  • Langkah selanjutnya adalah menghapus partisi lama. Jika ingin melakukan install ulang sekaligus ingin data-data pada partisi lain (selain C:) tidak hilang, cukup delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1: System Reserved. Kedua partisi yang dihapus akan otomatis menjadi Unallocated Space.
  • Selanjutnya adalah membuat partisi baru. Lakukan juga proses mempartisi ruang harddisk. Pilih Drive options-> New. Tentukan ukuran drive atau partisi tersebut lalu klik “Apply”. Klik OK.
  • Silahkan pilih partisi sebagai lokasi instalasi Windows 7, pilih Next, dan proses instalasi Windows 7 telah berlangsung.

5. Tunggu Proses Instalasi Selesai

Tunggu proses instalasi hingga selesai. Proses ini kurang lebih bakal memakan waktu hingga 20 hingga 30 menit. Selama proses instalasi berlangsung, laptop akan restart atau reboot dengan sendirinya.

Saat laptop rebooting, jangan sentuh tombol apapun pada keyboard. Jika tersentuh maka akan mengulangi proses instalasi dari awal.

Dan proses instalasi telah selesai. Langkah selanjutnya pengguna perlu mengisi data-data pengguna, password, product key Windows 7, pengaturan waktu sesuai keinginan anda seperti di atas.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.